Rabu, 08 April 2015

INTEGRASI ICT DALAM LINGKUP PAUD



ICT DALAM LINGKUP PAUD
     Teknologi informasi dan komunikasi bukan lagi hal yang asing di kalangan para pelajar. Mulai dari kalangan anak sekolah dasar hingga mahasiswa telah menggunakan TIK dalam menunjang pembelajaran. Bahkan sebagian anak usia dinipun telah mengenal TIK. Namun, penggunaan TIK dalam lingkup anak usia dini otomatis berbeda dengan kalangan mahasiswa. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa anak usia dini (0-6 tahun) adalah masa yang paling potensial untuk membangun dan menumbuh kembangkan potensi dalam diri anak.  Pembelajaran TIK bagi anak usia dini di rancang sedemikian dan semenarik mungkin, guna untuk memikat perhatian anak. Mengapa di rancang sedemikian mungkin ? Karena anak usia dini memiliki konsentrasi yang pendek, otomatis mereka cepat mengalami kebosanan. Pembelajaran yang berbasis TIK merupakan model pembelajaran yang inovatif.
1.                  Keterkaitan ICT dengan PAUD
     Anak usia dini memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan ego yang sangat luar biasa. TIK dapat di gunakan anak untuk memenuhi rasa ingin tahunya serta dapat memotivasi untuk terus berkembang. Namun, masih banyak orang tua dari anak tersebut dihantui oleh ketakutan yang berfikir anaknya akan terjerumus dalam hal yang tidak baik sehingga membuat orang tua bersikap protektif terhadap anaknya dan adapula yang sampai mengekang anaknya. Tindakan tersebut adalah tindakan yang keliru, di mana orang tua membatasi ruang gerak anak dan akibatnya anak akan kehilangan kepercayaan diri dan akan minder terhadap dunia luar. Orang tua menganggap bahwa pembelajaran TIK bagi anak usia dini menimbulkan efek negatif. Tanpa orang tua sadari, pembelajaran TIK sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak usia dini seperti perkembangan kognitif, afektif, maupun sosial-emosional.
  1. Perkembangan Kognitif. Dengan adanya pembelajaran ini, anak dapat belajar berhitung menggunakan aplikasi kalkulator yang ada pada komputer, mengenal bentuk geometri, mewarna, menggambar pemandangan yang disukai,dll. Semua itu dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi-aplikasi yang terdapat pada komputer.
  2. Perkembangan afektif. Misalnya: suatu program di desai secara tepat dengan memberikan potongan clip suara atau video yang isinya menggugah perasaan.
  3. Perkembangan sosial-emosional. Aspek lain yang dapat digali dalam pembelajaran komputer adalah bagaimana ia berinteraksi dengan teman, latihan berbagi, bekerja sama.
     Keterkaitan ICT dalam lingkup PAUD, belajardengan menggunakan komputer dapat membuat pendidikan menjadi terlatih dan terampil. Secara umum dalam pembelajaran komputer dengan hubungannya pada anak usia dini di lakukan untuk berbagai kegiatan:
  1. Anak didik dapat menyimpan data,
  2. Anak didik dapat mengolah data dengan bantuan guru atau pengajar,
  3. Anak didik dapat mencapai pembelajaran mendesain pesan dan informasi,
  4. Anak didik dapat menyajikan informasi dan pengetahuan,
  5. Anak didik mampu mengkomunikasikan pesan dan informasi,
  6. Anak mampu membuat teks,dan
  7. Anak didik dapat mempelajari system informasi dan komunikasi.
2.                  Fungsi dan Peran ICT dalam Lingkup PAUD
     Pembelajaran di TK dan RA berpedoman pada prinsip belajar sambil bermain atau bermain sambil belajar (Depdiknas, 2004). Prinsip tersebut berdasar karena dengan suasana bermain sambil belajar atau sebaliknya tidak membuat anak merasa ditekan ataupun tertekan pada situasi dan kondisi mereka yang sedang mempelajari diri dan juga lingkungannya. Oleh karena itu,TIK juga memiliki peran penting dalam sarana dan prasarana pembelajaran. Tujuan pembelajaran TIK pada anak usia dini adalah mengenalkan teknologi informasi dan komunikasi. Untuk memudahkan anak usia dini dalam membantu proses belajar dengan cara yang menyenangkan, kreative, imaginatif dengan memakai TIK sebagai sumber belajar, seperti CD interaktif yang kini semakin banyak berkembang dalam modifikasi isi dari pembelajarannya. Agar anak-anak tidak jauh melenceng dari pengenalan pembelajaran yang kita harapkan pada tujuan semula menjadikan TIK sebagai sumber belajar yang cocok dan pantas bagi anak usia dini. Karena , yang kita ketahui di samping TIK mempunyai dampak positif juga mempunyai dampak negatif. Maka dibutuhkan pengawasan dari orang tua.
3.                  Manfaat Integrasi ICT dalam Lingkup PAUD
     Manfaat TIK pada anak usia dini adalah mengenalkan teknologi informasi dan komunikasi. Ada dua hal yang perlu diberikan pada pembelajaran komputer, yaitu kemampuan dan pengetahuan. Kemampuan berhubungan dengan keterampilan menggunakan komputer. Pada tahap PAUD, anak masih dalam batas mengenalkan komputer, bagian dan fungsi komputer itu sendiri, menggunakan komputer dengan benar. Sedang unsur pengetahuan adalah pengetahuan yang sesuai dengan tingkat kemampuan anak seperti: berhitung, mengenal bentuk geometri, mewarna.
     Manfaat TIK sebagai media belajar yaitu:
  1. E-learning (electronic learning); adalah pembelajaran jarak jauh melalui pemanfaatan teknologi internet.
  2. E-book (elecrtonic book); pada fasitas ini siswa dapat mencari koleksi perpustakaan elektronik berupa buku-buku,majalah, surat kabar, dsb
  3. Teleconference atau video conference; sebuah sistem pembelajaran dimana terjadi interaksi langsung, misalnya antara guru dan siswa, antara dosen dan mahasiswa.
Manfaat TIK sebagai media pembelajaran merupakan hal yang baru dalam pendidikan. Clarck mengklasifikasikan media dalam pembelajaran menjadi 5 perspektik yaitu: media sebagai teknologi dan mesin, media sebagai tutor, media sebagai alat sosialisasi, media sebagai motivator dalam belajar, media sebagai alat mental untuk berfikir dan dan memecahkan masalah. Pesan yang dikomunikasikan adalah sebuah informasi menurut Rudy Bretz ciri utama media di bagi menjadi 3 unsur pokok yaitu suara, visual, dan gerak. Visual dibedakan menjadi 3, yaitu : gambar, garis, dan simbol yang merupakan suatu kontinum dari bentuk yang dapat ditangkap dengan indera penglihatan.
Di samping itu Bretz juga membedakan antara media siar (telekomunikation) dan media rekam (recording) sehingga terdapat 8 klasifikasi, yaitu: media audio visual gerak, media audio visual diam, media audio semi gerak, media visual gerak, media visual diam, media semi gerak, media audio , media cetak.
 Karakteristik menurut Munadi media terdiri dari 4 macam yaitu: media audio, media visual, media audio visual, multimedia.
     Manfaat komputer bagi anak usia dini:
  1. Melatih logika. Saat bermain game, anak-anak harus menggunakan berbagai strategi untuk memenangkan permainan. Hal ini dapat melatih penggunaan logika, menganalisa, dan memecahkan masalah.
  2. Melatih kemampuan spasial. Melalui game permainan, kemampuan spasial anak yang berhubungan dengan kecerdasan gambar dan bervisualisasiakan terasah.
  3. Manfaat dari perangkat lunak program pengetahuan dasar membaca adalah anak akan merasa tidak bosan dengan belajar membaca dari program tersebut karena media yang di berikan berbeda dengan media tulis yang hanya memberikan gambar yang itu-itu saja.
  4. Stimulasi otak. Dalam game permainan ada yang bisa membuat permainan sendiri sesuai dengan yang digunakannya. Hal tersebut bisa membantu stimulasi otak dan proses berfikir untuk menciptakan skenario yang panjang dan rumit.
  5. Mengembangkan imajinasi. Permainan dapat membantu anak untuk mengembangkan imajinasi mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar